Teruntuk yang tiba-tiba tidak saya pedulikan, that's not what i need but i had to. Momen-momen berharga yang dengan bodohnya tidak saya ikuti. and i'm feeling like getting away from you guys. Mungkin ada yang menganggap saya begitu arogan tidak mengorbankan waktu untuk kalian.Tapi saya juga bukan Tuhan yang bisa mengatur masa depan.
Jogja ternyata begitu menyita waktu saya. arsitektur dan satu bumi, seolah nyawa saya tersedot oleh dua hal itu.
tapi hidup memang pilihan, dan saya harus menjalani apa yang telah saya mulai kini.
yah, someday, i'll have a time to meet you guys
for my big IC family :')
yakin akan banyak perjalanan dan pelajaran di sini dek beng.. :)
BalasHapus